Diberdayakan oleh Blogger.

Persamaan Kita dan Iblis


posted by rahmat rahmatullah on

3 comments


Mengapa iblis dilaknat Allah? Rupanya karena sifat angkuh iblis  tatkala ia menolak perintah Allah untuk sujud kepada Adam karena semata-mata merasa  dirinya terbuat dari api, lebih hebat dari Adam yang berasal dari tanah.

Ternyata yang menyamakan dan membedakan manusia dengan iblis adalah sifat sombong atau angkuh.  Rasulullah bersabda “Mereka yang dalam hatinya ada keangkuhan diri (kibr) walaupun hanya sebesar biji sawi, tidak akan masuk surga”. Imam Ghazali berpendapat bahwa keangkuhan diri adalah perasaan superior dalam pikiran, memandang orang lain lebih rendah dari dirinya.

Tanpa sadar saat ini kita sedang mengikuti jejak iblis, yaitu memandang rendah orang lain karena bangga asal keturunannya, congkak dengan pangkat atau harta yang dimilikinya, atau bahkan dengan ilmu yang disandangnya.

Sebenarnya keangkuhan diri tidak perlu terjadi bila kita dapat meredam mental untuk menyepelekan orang lain. Rasul bersabda “Bukan Umatku, orang yang tidak menghormati yang lebih tua dan tidak menyayangi yang lebih muda”.

Sebegitu intim kita memiliki tabiat iblis, senantiasa merendahkan orang lain, merasa diri paling…lebih…merasa beda…pedahal sesungguhnya salah satu sifat ini yang paling Allah benci. Saatnya merendahkan hati, merobohkan tembok pembatas dengan sesama. Sesungguhnya kerendahan hati, sikap empati, mau berbagi segala titipan Allah baik ilmu atau harta adalah sikap yang Allah cintai.***

(sumber, buku Bahan Renungkan Kalbu)

3 comments

Leave a Reply

Sketsa