Diberdayakan oleh Blogger.

Merumuskan Visi dan Misi CSR


posted by rahmat rahmatullah on

No comments



Dalam melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR), tidak bisa dilepaskan dari core perusahaan yang tertuang dalam visi dan misi, karena CSR merupakan penjabaran dari nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Departemen atau divisi apapun yang ada dalam perusahaan, ketika membuat program maupun kegiatan, harus mengacu pada visi dan misi perusahaan. Keberhasilan sebuah perusahaan hanya bisa tercapai dengan adanya sinkronisasi nilai yang mengarah pada tujuan yang sama. Begitu juga dengan CSR, program yang dibuat merupakan penjabaran dari visi dan misi perusahaan, dimana CSR adalah subsistem yang mendukung tercapainya tujuan dari sistem perusahaan.
              Terdapat dua kategori perusahaan dalam menerapkan CSR, dimana kategori tersebut bisa dijadikan indikator keseriusan perusahaan dalam menjalankan CSR. Pertama, perusahaan yang menjalankan CSR secara reaktif, tanpa perencanaan, tanpa landasan kebijakan dan tanpa penganggaran. Melainkan menjalankan CSR sebagai bentuk reaksi terhadap suatu keadaan. Pada tipe ini, CSR hanyalah pemanis, tempelan atau bentuk kegiatan yang kemudian diklaim sebagai CSR, seperti pada saat ulang tahun perusahaan, sumbangan bencana, penghijauan atau program yang sifatnya amal dan insidental. Dana yang digunakan merupakan dana adhock, tidak khusus dianggarkan untuk CSR.
              Kedua, Program CSR perusahaan merupakan penjabaran dari nilai-nilai yang ada dalam Visi dan Misi perusahaan, kemudian diturunkan kedalam kebijakan, roadmap, program/kegiatan jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Program dibuat dan dilaksanakan bukan atas dasar reaktif, insidental, melainkan berdasarkan perencanaan dan pengukuran kebutuhan para stakeholders. Program dan Kegiatan CSR Sudah dirancang mulai dari tahap analisis kebutuhan, implementasi, monitoring, evaluasi, hingga terminasi. Sehingga program CSR yang dijalankan bisa dijadikan salah satu indikator berhasil tidaknya perusahaan, karena CSR telah menjadi subsistem yang mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan.

Contoh Visi dan Misi perusahaan
              Contoh Visi dan Misi ini diambil dari salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit (Palm Oil) yang telah menempatkan CSR pada struktur organisasi perusahaan.

Visi:
 “Menjadi Salah Satu Kelompok Perusahaan Kelapa Sawit Terkemuka di Asia Tenggara Yang Menghasilkan Produk Bernilai Bisnis Tinggi”

Misi:
Jangka Panjang
         Membangun proses agroindustri yang berkualitas sesuai standar keamanan pangan Internasional (FAO) dan standar traceability (penelusuran produk)
         Membangun areal budidaya kelapa sawit seluas 100.000 ha hingga tahun 2010 di Indonesia
Jangka Menengah
         Meningkatkan kompetensi dalam industri perdagangan produk kelapa sawit 
         Menjalin kerjasama yang strategis dengan pihak–pihak terkait
Jangka Pendek
         Membangun reputasi bisnis dan pandangan masyarakat terhadap produk kelapa sawit sebagai upaya pengembangan usaha yang mapan
         Menjalin kerjasama yang strategis antar pelaku industri/perusahaan kelapa sawit

            Jika dilihat dari visi diatas, memang tidak ditemukan kata atau kalimat tanggungjawab sosial perusahaan, karena lebih menekankan pada tujuan bisnis perusahaan. Namun dilihat dari misi yang diturunkan kedalam tiga pilar, jangka panjang, menengah dan pendek, nilai CSR tertuang dalam misi jangka menengah pada poin terakhir, yaitu “Menjalin kerjasama strategis dengan pihak-pihak terkait.
            Selain itu pada jangka pendek disebutkan “Membangun reputasi bisnis dan pandangan masyarakat terhadap produk kelapa sawit sebagai upaya pengembangan usaha yang mapan, pada point kedua “Menjalin kerjasama yang strategis antara pelaku industri/ perusahaan kelapa sawit.
            Jika dalam misi disebutkan “Menjalin kerjasama yang strategis dengan pihak terkait dan menjalin kerjasama yang strategis antar pelaku industri/ perusahan kelapa sawit”, maka erat kaitannya dengan istilah pemangku kepentingan (stakeholders). Sedangkan Misi lainnya “Membangun reputasi bisnis dan pandangan masyarakat dan produk kelapa sawit sebagai upaya membangun usaha yang mapan”, menekankan pada pola relasi simbiosis mutualisme antara perusahaan dengan masyarakat.
            Sebagai contoh turunan dari misi yang kemudian diturunkan kedalam komitmen perusahaan terhadap stakeholder, sebagaimana dalam tabel berikut.

Tabel Komitmen perusahaan dalam memenuhi tanggungjawab kepada semua pemangku kepentingan (stakeholders).

PEMANGKU KEPENTINGAN
WUJUD PERTANGGUNGJAWABAN
Pemegang Saham
Memberikan keuntungan optimal berkelanjutan, pelaporan tepat waktu, tata kelola perusahaan yang baik
Pemerintah
Pendapatan pajak dan non-pajak, kontribusi PAD, kemitraan program pembangunan, (multiplier effects)    
Masyarakat
Peningkatan kesejahteraan masyarakat, akses dan peluang kerja dan berusaha, akselerasi pembangunan infrastruktur/fasilitas pelayanan dasar, peningkatan  kualitas lingkungan
Customer
Kualitas produk terjamin, kepastian dan keberlanjutan produksi
Karyawan
Kondisi kerja yang sehat, jaminan kesejahteraan, pengembangan profesionalisme

Strategi pemberdayaan masyarakat
            Dalam aspek strategi, perusahaan kelapa sawit tersebut berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dengan melakukan pemberdayaan, yang meliputi tahapan sebagai berikut:
         Penilaian kebutuhan dan perencanaan bersama masyarakat
         Membangun pemahaman bersama dan dukungan dari semua pihak melalui konsultasi dan dialog
         Membangun kemitraan dengan pemerintah, LSM dan dunia usaha lainnya untuk mencapai tujuan bersama
            Dari komitmen dan strategi perusahaan diatas, bisa dilihat bahwa komitmen dan strategi CSR sudah berlandaskan pada Visi dan Misi perusahaan. Hal ini merupakan contoh sederhana, dimana idealnya setiap perusahaan harus menjadikan Visi dan Misi sebagai referensi yang kemudian diimplementasikan kedalam kebijakan, strategi, yang produknya adalah code of conduct dan CSR manual, dimana kesemua aspek tersebut diimplementasikan kedalam roadmap perusahaan, meliputi budgeting, administrasi, staffing, hingga impelementasi program.

Leave a Reply

Sketsa