Diberdayakan oleh Blogger.

Malasnya Tugas Luar Kota


posted by rahmat rahmatullah on

No comments



Ah tulisan ini bukan mengkritik siapapun, melainkan kesenangan saya berada di rumah bersama Ibu, istri anak, ikan dan ayam-ayam peliharaan. Memang saya tipikal orang rumahan yang punya prinsip kalau tidak ada aktivitas pekerjaan ya di rumah, karena saya menikmati betul menata dan membersihkan rumah, memandikan, nyuapin dan main dengan anak, ngurusin peliharaan ikan dan ayam dan aneka urusan domestik lainnya. Walaupun kadang di protes istri “Kapan jalan-jalannya Kalau sabtu-mingu-pun di rumah terus” hehe.

Saya memang agak malas kalau ada tugas dinas luar kota apalagi berhari-hari, apalagi kalau acaranya tidak serius, apalagi kalau kemasannya jalan-jalan. Entah berapa kali saya tolak model studi banding yang sebenernya nyebrang ke singapur, ngejemur di bali, dan sebagainya.

Minggu ini 4 hari memang saya dan pimpinan diminta berangkat ke solo untuk Rakornas, satu sisi saya senang karena ini memang kerja, lihat agenda kegiatannya mantap dan pembicaranya oke, terlebih gak ada kemasan jalan-jalan. Namun hati kecil agak berat juga ninggalin kedua anak yang lagi lucu-lucunya Aiman dan Aiyah. 

Kenapa begitu berat ninggalin mereka, karena bagaimanapun momen bersama anak gak akan ada perulangannya. Bagaimana nikmatnya menatap wajah Aiman saat menidurkannya, memandikannya sebelum berangkat kantor, menemaninya bermain mobil-mobilan dan kubus lego, ngobrol dengan segala kelucuan tutur kata aiman, membaca Koran bersama, begitu senang mendengarkan Aiman yang lagi hobi mengeja huruf, melanjutkan pembiasaan shalat Aiman yang ahamdulillah 5 waktunya sudah tak putus,kecuali jika sebelum isya dia ketiduran, dan aneka hal yang membuat kerinduan membuncah.

Begitupula Aisyah yang lagi lucu-lucunya, usia 6 bulan yang lagi menggemaskan, nangkup, muter-muter di kasur. Anak yang senyumnya begitu menyejukan, siapapun ia ajak senyum, begitu nikmat habis subuh dan sore gendong ajak jalan-jalan sambil menikmati aneka ocehan Aisyah.
Meninggalkan Ibu, juga hal terberat, bulan ini beliau menginjak usia 70 tahun dalam kesehatan yang prima, masih kuat menggendong aisyah, beliau orang nomor satu saya cintai dan wajib saya jaga. Istri gak perlu disebutkan betapa beratnya hati ini ninggalin, apalagi dengan kerepotan mengasuh dua anak dan mengurus domestik.

Itulah, kadang bagi saya seindah dan sebagus tempat yang saya kunjungi atas nama tugas, tak seindah suasana rumah, kata ustad “Baiti Jannati”, makanya jika orang begitu semangat tugas luar kota, apalagi sambil berwisata, jika bisa digantikan mendingan saya yang gak usah berangkat jagain kantor hehe.

Semoga Allah senantiasa menjaga Ibu, istri, anak-anak, ayam-ayam dan ikan di rumah. Dan siang ini saya pulang….***

Leave a Reply

Sketsa