Diberdayakan oleh Blogger.

Tahapan Review dan Need Assessment Program CSR


posted by rahmat rahmatullah

No comments



Faktor sosial ekonomi masyarakat berpengaruh dan dipengaruhi oleh  keberadaan suatu perusahaan,
karena memiliki cakupan dan dampak yang sangat luas. Oleh karena itu perlu dirumuskan bagaimana respon masyarakat terhadap program/ kegiatan yang telah dilaksanakan. Secara khusus ruang lingkup dari kajian ini adalah sebagai berikut:

A.     Preliminary Survey

Sebelum melakukan review dan need assessment, terlebih dahulu dilakukan studi pendahuluan dengan tujuan agar kegiatan yang akan dilaksanakan dapat memenuhi ketepatan sasaran dan standar instrumen yang akan digunakan.
Kegiatan studi pendahuluan dilakukan dengan tujuan:
1. Melakukan pemeriksaan dokumen data sekunder kegiatan CSR periodisasi waktu tertentu.
2.  Bersama Tim CSR perusahaan melakukan observasi awal pada titik-titik lokasi sasaran yang akan dilakukan kegiatan Review dan Need Assessment serta strategi penempatan tim enumerator dalam melaksanakan tugas di lapangan.
3. Melakukan pendalaman keadaan dan karakteristik lokasi sasaran serta karakteristik sosial budaya masyarakat.
4. Melakukan uji petik (overview) pendapat masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan CSR perusahaan.
5. Penyempurnaan dan finalisasi instrument interview, review dan kuesioner termasuk enumerator yang ditugaskan.

B.    Pelatihan dan Orientasi Tim Enumerator

Pelatihan dan orientasi enumerator dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kepada enumerator mengenai teknik survey, pengisian kuesioner, probing, pengenalan lapangan, pemetaaan, FGD, serta SOP pengumpulan data, hingga melakukan simulasi .

C.    Observasi, Wawancara Mendalam dan Focus Group Discussion (FGD)

1.      Observasi;
·    Lokasi sasaran yang akan ditetapkan,
·   Gambaran kondisi masyarakat ditinjau dari aspek sosial, ekonomi, lingkungan dan kelembagaan masyarakat desa.
·  Titik-titik masalah dan potensi, serta pusat-pusat kegiatan masyarakat sekitar perusahaan.
2.      Wawancara mendalam;
·    Informan kunci dari manajemen perusahaan dari berbagai kebijakan CSR
·  Pendapat dan Persepsi masyarakat serta pemangku kepentingan (stakeholder) tentang keberadaan dan pelaksanaan program CSR.
·    Informan kunci dari pemerintah desa terkait data sekunder
·   Informan kunci dari masyarakat desa yang terkena dampak langsung mapun tidak langsung, terkait keberadaan perusahaan, profil desa, potensi, masalah, kebutuhan serta harapan masyarakat untuk pembangunan berkelanjutan.
3.      Focus Group Discussion (FGD);
·   Diskusi peta potensi ekonomi dan peta kebutuhan sosial dan lingkungan dan harapan masyarakat secara terfokus.

Leave a Reply

Sketsa