Diberdayakan oleh Blogger.

Tahapan Pelaksanaan CSR


posted by rahmat rahmatullah on

No comments



Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang tidak lagi menggunakan pendekatan karitatif, disebabkan pendekatan tersebut tidak mampu meningkatkan keberdayaan atau kapasitas masyarakat lokal. Pendekatan community development atau pemberdayaan masyarakat lebih banyak diterapkan karena mendekati konsep empowerment dan sustainable development. Prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), seperti fairness, transparency, accountability, dan responsibility menjadi pijakan untuk mengukur keberhasilan program CSR.
            Praktik CSR beyond compliance atau compliance plus, yang telah dijelaskan sebelumnya merupakan implementasi CSR yang ideal karena memang adanya dorongan yang tulus dari dalam (internal driven). Perusahaan telah menyadari bahwa tanggungjawabnya bukan lagi sekedar kegiatan ekonomi untuk menciptakan profit demi kelangsungan bisnisnya, melainkan juga tanggungjawab sosial dan lingkungannya. Dengan kata lain, perusahaan telah memiliki visi pengembangan masyarakat yaitu memberdayakan masyarakat secara total, bekerjasama dengan stakeholders, agar mereka menjadi berdaya dan mandiri, serta tumbuh menjadi agen perubahan sosial yang efektif dilingkungannya, baik ketika perusahaan beroperasi maupun pasca eksplorasi.
 Mengacu pada tahapan pengembangan masyarakat atau pemberdayaan masyarakat menurut Adi (2007) dan Huraerah (2008), maka pentahapan pelaksanaan CSR adalah sebagaiman gambar berikut:


Setiap tahapan memiliki metodologi, indikator, tata cara, bahkan penghitungan sehingga kegiatan CSR memberikan dampak positif bagi perusahaan, juga kebermanfaatan bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya. Secara lengkapa tahapan beserta aneka metodologinya dibahas dalam Buku Pintar CSR.***

Leave a Reply

Sketsa